Wadah edukasi,pembelajaran,dan pembahasan seputar Komputer dan IT (Information Technology)

May 6, 2017

Cara Membuat Brosur dengan Microsoft Office

Assalamuallaikum Wr.Wb.

Jumpa kembali tentunya bersama Tutor Kecil yang masih setia memberikan update-update artikel yang tentunya akan kita bahas secara bersama-sama dan kali ini kita akan bersama-sama membahas tentang Cara Membuat Brosur dengan Microsoft Office,seperti yang kita ketahui dimana brosur yang sering kita lihat sering kali dibuat dengan menggunakan software-software design grafis seperti Corel Draw Adobe Photoshop dll.

Untuk membuat brosur sebenarnya mudah kita lakukan dengan menggunakan paket aplikasi Microsoft Office yaitu Microsoft Office Publisher yang didalamnya terdapat banyak sekali template yang diinginkan,dan tentunya didalam software Microsoft Office Publisher itu sendiri kita tidak hanya dapat membuat sebuah brosur saja melainkan kita juga dapat membuat Kartu Nama,Undangan,Setifikat,bahkan Cover sebuah buku.

Oke dari pada pembahasannya terlalu berkepanjangan mari kita simak langkah-langkah untuk membuat brosur pada ulasan dibawah ini:

1.Buka Software Microsoft Office Publisher dengan Klik Start-Microsoft Office-Microsoft Office Publisher.

Dapat kita lihat dari gambar diatas banyak sekali template atau konsep yang ada untuk membuat sebuah Kartu Nama,Kalender,dll.Karena kita akan membuat sebuah brosur maka kita klik pada menu Brochures.

2.Lalu kita akan dihadapkan pada jendela yang mengharuskan kita untuk memilih konsep brosur yang akan kita buat.

3.Setelah kita melakukan pemilihan pada template yang kita inginkan maka kita akan dihadapkan pada jendela design yang tentunya kita hanya perlu mengatur dan menuliskan informasi-informasi pada brosur.

Dari gambar diatas dapat kita lihat beberapa isian data yang tetunya akan mempermudah kita untuk menempatkan dimana letak data yang akan diisi agar terlihat sesuai dan professional.Pada langkah ini silahkan anda kembangkan sendiri dengan mengoprek beberapa fungsi yang tentunya mudah sekali dipahami.
Dan jika design yang kita buat sudah selesai maka langkah terakhir adalah dengan menyimpan file brosur tersebut dengan menekan Ctrl+S Untuk menyimpan dengan menggunakan kombinasi shortcut pada keyboard.

Dan saya rasa cukup untuk jumpa pertemuan kali ini semoga dari apa yang sedikit ini dapat memberi manfaat serta wawasan tersendiri untuk para pengunjung dan pembaca blog Tutor Kecil ini,silahkan dishare jika dirasa bermanfaat.

Mohon maaf jika ada kesalahan penulisan atau typo dengan penggunaan bahasa yang rancu,selamat beraktifitas dan sampai jumpa pada postingan selanjutnya.

Waallaikumussalam Wr.Wb.



Share:

May 5, 2017

Cara Mematikan AutoCorrect pada Microsoft Word

Apa kabar semuanya untuk jumpa kembali bersama Tutor Kecil yang tentunya kita akan membahas bersama-sama masih seputar dunia Komputer dan untuk pembahasan kali ini kembali kita akan membahas tentang Cara Mematikan AutoCorrect pada Microsoft Word,lalu apa itu Auto Correct yang tentunya akan kita bahas bersama untuk jumpa pertemuan kali ini.


AutoCorrect merupakan fitur yang ada pada Microsoft Office dimana fitur tersebut dapat meminimalisir kesalahan atau typo saat kita melakukan pengetikan kata,dan sebenarnya fungsi seperti ini sangatlah berguna,namun kadang kita yang berorientasi pada pengetikan bahasa Indonesia malah merasa terganggu dengan fungsi yang seperti ini bagaimana tidak dibawah ini ada beberapa kata yang kadang kita ketikkan tapi berubah menjadi kata yang rancu seperti :

”bisa”  menjadi “bias”.
“datang” menjadi “dating”.
“memberi” menjadi “member”.

Sehingga jika kita saat membuat dokumen atau file yang bersifat penting malah menjadi aneh sehingga terkesan ada kesalahan pada saat penulisan,adapun cara untuk mematikan AutoCorrect itu sangatlah mudah yaitu:

1.Klik Office Button-Klik Word Option.

2.Setelah Klik Word Option maka akan muncul jendela seperti gambar dibawah lalu Klik Proofing – Klik AutoCorrect Options.

3.Lalu akan muncul halaman seperti dibawah ini Hilangkan centang Pada Replace text as you type sehingga centang pada Automatically use suggestions from the spelling checker juga akan hilang.

Coba kita lakukan pengertikan contoh dengan mengetikkan kata memberi jika masih berubah menjadi member coba lakukan setting seperti dibawah ini untuk melakukan disable Auto Correct.Dibawah ini contoh penulisan sektor yang menjadi sector.
Oke saya rasa cukup untuk jumpa pembahasan kali ini semoga saja dari yang sedikit ini dapat memberi manfaat serta menambah wawasan tersendiri bagi para pembaca dan pengunjung blog yang sederhana ini,dan jika dirasa bermanfaat silahkan share agar banyak orang yang berkunjung ke tempat yang sederhana ini dan bertukar ilmu.

Mohon maaf jika ada kesalahan dalam penulisan atau typo dengan bahasa yang rancu,selamat beraktifitas dan sampai jumpa pada postingan yang akan datang.






Share:

May 4, 2017

Cara Mengatasi Reboot and Select proper Boot device

Assalamuallaikum Wr.Wb


Apa kabar semuanya untuk para pengunjung blog Tutor Kecil ini,semoga sehat baik jasmani dan rohani,dan tentunya untuk jumpa pertemuan kali ini lagi-lagi kita akan membahas seputar dunia Komputer baik yang mengarah pada segi hardware maupun software yang tentunya kali ini kita akan membahas tentang Cara Mengatasi Reboot and Select proper Boot device,yang sebenarnya pada umumnya sering terjadi pada Komputer atau Laptop kita.


Kasus seperti ini tentunya akan menghambat,mempersulit serta memakan banyak waktu jika itu terjadi pada perangkat Komputer atau Laptop kita sehingga mau tidak mau kita harus melakukan recovery.Untuk Reboot and Select proper Boot device itu sendiri sebenarnya indikasi dari salah satu vendor BIOS saja yang artinya ada beberapa permasalahan yang sama seperti yang kita bahas sekarang ini namun diindikasikan dengan bahasa yang berbeda tergantung pada vendor BIOS yang digunakan.

Adapun penyebab-penyebab Reboot and Select proper Boot device itu sendiri sesungguhnya  ketika Komputer selesai melewati tahap POST (Power on Selt Test)dimana proses tersebut telah meliputi pemeriksaan hardware lalu dilanjutkan dengan proses booting namun saat akan melakukan proses booting terdapat indikasi Reboot and Select proper Boot device yang artinya tidak menemukan media penyimpanan yang digunakan untuk melakukan proses booting.

Ada beberapa hal yang menyebabkan Reboot and Select proper Boot device diantaranya :

1.Tidak diaturnya urutan Boot yang ada pada pengaturan BIOS.

2.Belum terpasangnya Harddisk atau Kerusakan pada Harddisk.

3.Rusaknya program Boot Loader atau MBR pada OS.

4.Rusaknya OS.

Untuk proses troubleshooting yang dilakukan kita dapat melakukan cross check seperti:

1.Untuk penyebab No. 1 seperti yang disebutkan diatas dapat dilakukan cross check dengan melakukan pemeriksaan pada BIOS apakah Urutan Boot yang ada pada harddisk telah diletakkan paling pertema sendiri sehingga saat melakukan proses booting maka harddisk lah yang menjadi media utama untuk melakukan proses booting.

2.Untuk penyebab No. 2 seperti yang disebutkan diatas dapat dilakukan cross check dengan melakukan pemeriksaan pada casing CPU apakah benar harddisk belum terpasang hal ini juga terjadi jika kita lupa memasang harddisk dalam segi perakitan jika kita sedang merakit Komputer dan melakukan pemeriksaan pada BIOS apakah harddisk yang terpasang pada Komputer dapat terdeteksi oleh BIOS.

3. Untuk penyebab No. 3 seperti yang disebutkan diatas dapat dilakukan cross check dengan melakukan pemeriksaan pada sektor software Boot Loader karena setiap Sistem Operasi memiliki boot loader yang berfungsi untuk mengatur kernel yang digunakan untuk melakukan proses boot dengan cara melakukan recovery pada OS.

4. Untuk penyebab No. 4 seperti yang disebutkan diatas dapat dilakukan setelah kita melakukan tahapan-tahapan troubleshooting baik dari pemeriksaan harddisk dan urutan set boot yang ternyata tidak ada masalah,sehingga mungkin dengan jalan ini dapat mengatasi masalah dengan melakukan instalasi OS seperti yang kita bahas dahulu Cara Menginstall Windows 7.

Saya rasa cukup untuk jumpa pertemuan kali ini jika ada yang perlu ditanyakan silahkan tinggalkan komentar pada batgian bawah post,dan untuk pengetahuan yang lebih luas lagi silahkan terus simak dan ikuti update-update artikel yang akan kita bahas bersama lagi semoga dari sedikit yang kita bahas ini dapat memberi manfaat tersendiri bagi para pembaca atau pengunjung dalam menambah wawasan dan pengetahuan dibidang IT,dan apabila dirasa bermanfaat silahkan share pada media sosial lainnya agar bertambah banyak orang yang bertukar ilmu pada tempat yang sederhana ini.

Mohon maaf jika ada salah kata atau typo dengan penggunaan bahasa yang rancu,selamat beraktifitas dan sampai jumpa pada postingan selanjutnya.

Waallaikumussalam Wr.Wb

Share:

May 3, 2017

Cara Menyembunyikan Sheet pada Microsoft Excel

Apa kabar semuanya untuk pembaca dan pengunjung blog yang sederhana ini kembali lagi kita berjumpa dan bertemu kembali untuk membahas artikel yang tentunya masih berkaitan dengan tutorial-tutorial yang membahas seputar dunia Komputer baik yang mengarah pada software maupun hardware,melanjutkan pembahasan kita yang kemarin yakni masih seputar Microsoft Excel,kali ini kita akan membahas tentang Cara Menyembunyikan Sheet Pada Microsoft Excel yang mungkin ada beberapa dari kita yang sudah mengetahui bagaimana caranya namun demi pengetahuan bersama tidak ada salahnya bukan jika kita bahas kembali.

Hal ini pernah saya alami ketika suatu saat teman meminta agar beberapa data yang terdapat pada  sheet tertentu agar di hidden atau disembunyikan agar saat presentasi ada beberapa data yang tidak dapat dilihat,entah bagaimana yang dimaksud oleh teman saya,namun untuk sebatas pengetahuan dan pembelajaran kita kali ini mari kita simak bersama-sama.

Berikut langkah-langkah untuk melakukan penyembunyian pada sheet data yang dimaksud:

1.Buka file data yang akan disembunyikan sheet datanya.

2.Klik kanan Pada Sheet yang akan disembunyikan lalu klik-Hide.

Lalu bagaimana jika suatu saat kita membutuhkan data tersebut sehingga otomatis kita akan membuka sheet yang disembunyikan tersebut?.

3.Untuk membuka sheet yang dihidden dapat dilakukan dengan mudah dengan cara Klik kanan sheet yang lain atau yang tidak disembunyikan-Klik Unhide.

Sheet yang dihidden akan kembali terlihat.

Saya rasa cukup untuk pembahasan kita kali ini semoga apa yang kita pelajari ini dapat member manfaat serta menambah wawasan dan pengetahuan kita dibidang IT meskipun hanya sedikit,dan apabila dirasa bermanfaat silahkan share baik pada media sosial facebook,twitter,dll,agar banyak orang yang berkunjung dan bertukar ilmu pada blog yang sederhana ini.

Mohon maaf jika ada salah kata atau typo serta penggunaan bahasa yang rancu,selamat beraktifitas dan sampai jumpa pada postingan yang akan datang.


Share:

May 1, 2017

Membuat Master Data pada Microsoft Excel

Assalamuallaikum Wr.Wb.

Salam jumpa kembali tentunya untuk pembahasan demi pembahasan yang akan kita bahas secara bersama-sama pada sebuah blog yang sederhana ini,kembali kali ini kita akan membahas tentang Cara Membuat Master Data pada Microsoft Excel,seperti yang kita ketahui tentunya data master merupakan sebuah draft atau konsep yang didalamnya terdapat beberapa informasi yang mungkin perlu dirubah sehingga dapat digunakan secara resmi dari bentuk konsep serta sesuai dengan kebutuhan yang dibutuhkan.

Permasalahan seperti ini pernah saya temukan ketika saya bekerja pada perusahaan yang bergerak dibidang konsultan dimana didalam perusahaan yang dibilang masih start up,banyak sekali dari kami tentunya yang merangkap banyak sekali posisi,sehingga ada mungkin dari kami yang kebingungan dalam beberapa tugas seperti contoh dalam membuat format label data yang akan kita bahas didalam pertemuan kali ini.

Dalam pembahasan kali ini kita akan mengambil sample atau sebuah persoalan ketika kita diminta untuk melakukan pembuatan master data dan didalam master yang ada tadi kita hanya tinggal mengubah saja beberapa data yang dibutuhkan sehingga kita akan memperkecil masalah seperti kesalahan penjumlahan dan ketepatan dalam mengisi data yang ada.

Untuk lebih jelasnya mari kita simak langkah-demi langkah berikut:

1.Dalam gambaran data yang ada pada gambar dibawah memang tampak sederhana dimana data ini merupakan data yang berasal atau diolah dari Microsoft Excel Kemudian di Convert atau Disimpan kedalam Bentuk PDF sehingga terlihat rapih.Seperti yang kita bahas pada Cara Mengconvert File Word ke PDF yang tentunya sama persis untuk caranya.

Terlihat sederhana dari data yang ada diatas dengan data yang ada seperti Nama Project,Jumlah Harga,dan total serta ada Nama seorang Network Engineer yang dapat kita lihat.Namun dalam melakukan perhitungan seperti diatas haruslah menggunakan rumus serta konsep data yang ada sehingga nantinya dapat memperkecil masalah kesalahan pada perhitungan serta salahnya penulisan yang ada.Dan berikut gambar dibawah merupakan dari mana data tersebut diolah dengan menggunakan Microsoft Excel.Serta terdapat 2 Sheet yang didalamnya merupakan sheet pertama “Data Masukan” yang digunakan untuk mengisi data masukan yang sesuai dengan penggunaan serta sheet kedua “Detail Biaya’ yang kita contohkan sebagai sheet yang menjelaskan detail anggaran dengan asumsi data yang diinputkan pada sheet “Data Masukan’.
Gambar pada Sheet Detail Biaya

Gambar pada sheet Data Masukan.

Dalam sheet "Data Masukan" ada beberapa informasi yang dapat kita lihat untuk penunjang informasi yang ada pada Detail Biaya sehingga saat kita ingin membuat data dengan format atau konsep yang sama kita hanya saja mengubah parameter isian data yang ada pada Data Masukan.Dan dalam sheet "Data Masukkan" kita belum bermain dengan rumus hanya saja kita tinggal mengisikan data yang ada dengan baik dan benar.

Dari contoh gambar diatas dapat kita lihat atau dapat juga kita praktikkan sehingga dapat diketahui beberapa kesimpulan yaitu:

Nama Project
Berada pada Range C1
Client
Berada Pada Range C2
Network Engineer
Berada Pada Range C3
Tanggal Pelaksanaan
Berada Pada Range C4

Lalu kita akan berpindah dan melihat pada sheet Detail Biaya.

Dapat kita lihat dari data diatas yang memberikan inforamsi yaitu Nama Project,Tanggal Pelaksanaan,serta Network Engineer yang sesuai dengan yang ada pada sheet “Data Masukkan”.Lalu bagaimana cara agar data tersebut bisa sinkron atau bisa sesuai dengan data yang kita inputkan pada sheet “Data Masukkan”.
Untuk melihat rumus sehingga data tersebut dapat sinkron dengan data yang berada pada sheet “Data Masukkan” mari kita lihat penjelasan dibawah ini.

Setelah kita melakukan klik pada data yang disebutkan Nama Project terdapat rumus (=’Data Masukan’!C1) yangt berarti data tersebut harus mengikuti ketentuan yang ada pada sheet “Data Masukan” yang berada pada range C1.Seperti yang ada pada gambar dibawah ini.

Sehingga jika kita melakukan perubahan kita hanya perlu mengubah data yang ada pada “Data Masukan” yang kita asumsikan sebagai sumber data yang ingin kita olah.

Begitupun dengan tanggal serta Nama yang ada pada Network Engineer semua sudah diinputkan rumus sesuai dengan range yang berlaku pada sheet “Data Masukan”.

Untuk kasus selanjutnya yaitu perhitunganan yang kita gunakan pada sheet Detail Biaya sehingga kita akan melakukan sedikit perhitungan untuk melakukan penjumlahan sehingga jika kita menggunakan rumus kita akan memperkecil masalah yang akan terjadi.

Dari gambar diatas dapat kita simpulkan secara sederhana terdapat beberapa informasi berupa Alat dan bahan,Harga/PCS,Jumlah/PCS,serta total harga keseluruhan sehingga dalam menghitung keseluruhannya kita hanya perlu melakukan penggunaan fungsi statistika seperti yang kita bahas kemarin.Contoh:

1.Untuk harga per konfigurasi atau per pcs dari No 1 seharga Rp,550.000 yang kita jadikan rupiah untuk cara membuat symbol Rp silahkan lihat di cara membuat symbol rupiah pada Ms.Excel.Dan jumlah PCS yang digunakan  atau total nya ada 4 sehingga untuk menentukan jumlah harga dapat dilakukan perhitungan dengan cara mengkalikan Harga satuan per/PCS dengan jumlah/PCS yang ada.

Untuk rumusnya dapat dituliskan yaitu (=C5*D5) yang berarti melakukan perkalian Jumlah C5 yaitu Rp,550.000 dengan D5 yaitu 4.

Serta penulisan Rumus (=C5*D5) dilakukan pada letak range yang digunakan untuk menempatkan hasil penjumlahan.Begitupun selanjutnya dengan menuliskan rumus tersebut kita hanya tinggal mengcopy rumus yang kita buat sesuai dengan kebutuhan.

Selanjutnya untuk melihat hasil jumlah keseluruhan kita dapat menggunakan fungsi statistika SUM yang kita bahas kemarin dengan cara seperti gambar dibawah ini.

Dimana dalam rumus (=SUM(E5,E6,E7,E8)) dapat dijelaskan untuk menjumlahkan range yang berada pada E5,E6,E7,E8.

Serta untuk kasus penjumlahan total keseluruhan biaya dapat kita lihat juga seperti yang ada pada gambar dibawah ini.

Dapat dijelaskan dari gambar diatas untuk menjumlahkan hasil dari Biaya Alat dan Bahan serta Harga Jasa yang terdapat pada Range E9 dan E24 Sehingga dapat kita gunakan rumus =E9+E24.

Dan saya rasa cukup untuk pembahasan kali ini semoga dari penjelasan yang agak panjang ini dapat menjadi inspirasi bagi pengunjung serta pembaca yang nantinya akan muncul ide-ide untuk mengembangkan penggunaan rumus pada Microsoft Excel ini,karena yang kita bahas ini belum seberapa dari banyaknya fungsi yang dapat kita temukan pada Microsoft Excel.Dan jika bermanfaat silahkan share pada laman facebook atau media sosial lainnya agar banyak orang yang berkunjung serta bertukar ilmu pada blog yang sederhana ini.

Semoga bermanfaat mohon maaf jika ada salah kata atau typo dengan penggunaan bahasa yang agak rancu,selamat beraktifitas dan sampai jumpa pada postingan selanjutnya.

Waallaikumussalam.Wr.Wb













Share:

BTemplates.com

Powered by Blogger.

5 Rekomendasi Ultrabook Paling Tipis 2018

Ultrabook merupakan sebuah jenis laptop yang memimiliki nilai produktifitas tinggi, sehingga laptop dengan jenis ini sangat ideal jika digu...

Search This Blog

Blog Archive