Wadah edukasi,pembelajaran,dan pembahasan seputar Komputer dan IT (Information Technology)

April 3, 2017

Pengertian BIOS (Basic Input Output System)

Assalamuallaikum Wr.Wb

Melanjutkan postingan sebelumnya yang membahas tentang definisi dan pengertian BSOD,maka sesuai awal rencana pembahasan kali ini untuk membahas mengenai definisi dan pengertian BIOS.BIOS merupakan singakatan dari “Basic Input Output System” merupakan software (yang ditulis dalam bahasa assembly) yang mengatur fungsi dasar pada hardware Komputer yang ditanam pada sebuah chip memory ROM atau Flash Memory berbahan Complimentari Metal Oxide Semiconductor (CMOS) yang terdapat pada motherboard,merupakan sebuah baterai yang berfungsi untuk menjaga agarsetingan pada BIOS baik berupa time set,boot priority,password,dll,supaya tidak hilang meskipun Komputer dimatikan.


BIOS berfungsi untuk memberikan instruksi pada POST “power on self test”,merupakan proses inisialisasi atau pemeriksaan dan pembacaan hardware yang terpasang dari processor,memory,harddisk,CD/DVD Drive pada saat Komputer booting.

BIOS pun terdiri dari beberapa vendor-vendor nama seperti Award BIOS,Insyde H20 BIOS,AMI BIOS,Phoenix,dll.Setiap vendor yang ada memiliki perbedaan dalam segi pesan kesalahan yang ditandai dengan adanya bunyi beep,namun pada dasarnya semua versi BIOS memiliki cara kerja dan fungsi yang sama baik dalam segi Menu


Dibawah ini terdapat beberapa fungsi Menu pada BIOS yang umum dijumpai:

1.Main
Berisi informasi tentang jam,vendor motherboard,vendor harddisk,ukuran memory RAM,dll

2.Security
Berisi berupa settingan password jika diinginkan sehingga saat masuk proses POST kita dimintai password yang telah ditentukan,atau saat mengkonfigurasi BIOS kita akan dimintai juga password yang telah ditentukan oleh user.

3. Boot
Berisi serangkaian settingan untuk mengatur proses boot setelah proses POST,sehingga jika kita akan menginstalasi Sistem Operasi melalui DVD maka setting priority boot untuk primary kita setting ke arah DVD,namun pada umumnya priority primary boot terletak pada Harddisk.

4.Advanced
Berisi serangkaian settingyang m=yang meliputi settingan ethernet,audio,video card,interface harddsik,dan settingan pada periperal onboard berupa usb,dll

5.Chipset
Berisi settingan yang berkaitan dengan chipset pada motherboard.

Untuk mengkonfigurasi BIOS dapat dilakukan dengan cara menekan tombol,F2,DELL,ESC,F1 yang biasanya akan diberikan informasi setup pada saat proses POST karna setiap BIOS menggunakan tombol yang berbeda untuk masuk ke menu BIOS



Dari cuplikan diatas dapat kita ketahui bahwa BIOS merupakan peran yang sangat penting dalam kinerja Komputer yang bekerja pada sisi background,dapat diketahui jika kita salah saja dalam mengkonfigurasi BIOS maka dapat mengakibatkan crash pada Komputer.

Sekian informasi terkait Tutorial Pemeriksaan / Perawatan RAM yang sedikit membahas tentang pengertian BIOS ,semoga dari yang sedikit ini dapat member manfaat sendiri bagi agan-agan yang membaca,selamat beraktifitas dan sampai jumpa pada postingan selanjutnya yang masih membahas seputar Tema Troubleshooting pada hardware Komputer.

Waallaikumussalam Wr.Wb
Share:

0 comments:

Post a Comment

BTemplates.com

Powered by Blogger.

5 Rekomendasi Ultrabook Paling Tipis 2018

Ultrabook merupakan sebuah jenis laptop yang memimiliki nilai produktifitas tinggi, sehingga laptop dengan jenis ini sangat ideal jika digu...

Search This Blog

Blog Archive

Blog Archive